Polres Sanggau Tangani Dugaan Pencabulan Anak, CCTV Jadi Barang Bukti

SANGGAU – Sekawanbaru.com – Kepolisian Resor (Polres) Sanggau tengah menangani kasus dugaan pencabulan terhadap seorang anak perempuan berusia 8 tahun di Lingkungan Wisma Tabor, Komplek Paroki Pusat Damai, Kecamatan Parindu. Peristiwa ini dilaporkan oleh ibu korban, H (36), setelah sang anak menjadi korban perbuatan tak senonoh pada Kamis, 4 September 2025.

Menurut laporan, korban berinisial GJ sedang bermain di sebuah pendopo bersama dua temannya sekitar pukul 15.30 WIB. Seorang pria tak dikenal datang menghampiri mereka, lalu menyuruh dua teman korban pergi. Pelaku kemudian membawa korban ke lorong penginapan dengan mencengkeram lengannya, dan diduga melakukan aksi pelecehan.

Aksi bejat pelaku terhenti setelah tangisan korban terdengar oleh seorang saksi berinisial B. Saat saksi mendekat, pelaku panik dan segera melarikan diri, sehingga tidak berhasil dikejar.

Ibu korban yang tidak terima dengan kejadian tersebut kemudian memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Rekaman tersebut menunjukkan adanya gerakan mencurigakan yang memperkuat dugaan pencabulan. Bukti berupa rekaman CCTV, serta pakaian korban (kaos hijau bermotif bunga dan celana jeans biru), telah diserahkan kepada penyidik Polres Sanggau.

Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Fariz Kautsar Rahmadhani, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyatakan timnya sedang bekerja keras untuk mengidentifikasi ciri-ciri pelaku dari rekaman CCTV dan keterangan saksi.

“Kami sudah menerima laporan resmi. Saat ini tim sedang melakukan pendalaman, termasuk mengidentifikasi ciri-ciri pelaku. Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan seksual, apalagi terhadap anak-anak,” tegas AKP Fariz pada Sabtu, 13 September 2025.

Pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk menuntaskan kasus ini dan mengimbau masyarakat agar tenang serta melaporkan setiap informasi yang dapat membantu proses penyelidikan. ( Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *