PONTIANAK – Sekawanbaru.com– Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Barat mendorong pelaksanaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) Tingkat Provinsi Kalbar 2026 tidak berhenti sebagai ajang perlombaan. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk menemukan dan mengembangkan talenta pelajar.
Dorongan itu disampaikan Ketua PGRI Kalbar Muhamad Firdaus saat beraudiensi dengan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kalbar, Hendra, untuk membahas persiapan Porsenijar 2026.
Dalam pertemuan tersebut, PGRI Kalbar membahas sejumlah aspek persiapan, mulai dari kesiapan peserta, koordinasi penyelenggaraan hingga dukungan pemerintah daerah.
Firdaus mengatakan, Porsenijar akan mempertemukan insan pendidikan dari 14 kabupaten/kota di Kalbar. Karena itu, koordinasi lintas pihak dinilai penting agar pelaksanaan kegiatan berjalan maksimal.
“Porsenijar 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk menjaring sekaligus mengembangkan talenta peserta didik di bidang olahraga, seni dan pembelajaran,” ujar Firdaus.
Ia berharap dukungan Pemprov Kalbar terhadap pelaksanaan Porsenijar dapat terus diberikan. PGRI juga berharap Gubernur Kalbar dapat hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Menurut Firdaus, keterlibatan pemerintah daerah penting untuk memperkuat sinergi antara organisasi profesi guru dan pemerintah dalam pembinaan prestasi serta potensi generasi muda.
Menanggapi hal itu, Pj Sekda Kalbar Hendra menyatakan Pemprov Kalbar menyambut baik pelaksanaan Porsenijar 2026. Ia menilai kegiatan tersebut dapat memberikan ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun karakter.
“Porsenijar merupakan agenda yang sangat positif bagi dunia pendidikan. Pada prinsipnya, Pemprov Kalbar berkomitmen mendukung pembinaan bakat dan karakter generasi muda melalui kegiatan seperti ini,” kata Hendra.
Hendra menegaskan, dukungan pemerintah terhadap pelaksanaan Porsenijar akan dikoordinasikan lebih lanjut bersama perangkat daerah terkait. Dukungan tersebut tetap disesuaikan dengan ketentuan dan agenda pemerintah daerah.
“Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan ruang bagi para guru serta pelajar untuk mengembangkan potensi mereka,” ujarnya.
Dengan melibatkan 14 kabupaten/kota, Porsenijar 2026 diharapkan menjadi salah satu ruang pemetaan potensi dan prestasi insan pendidikan di Kalbar. PGRI dan Pemprov Kalbar juga mendorong agar hasil dari kegiatan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui pembinaan yang berkelanjutan.(Rif/*)














