SANGGAU – Sekawanbaru.com – Kondisi marka jalan di dua persimpangan vital Kota Sanggau, yaitu di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Ahmad Yani, dilaporkan telah pudar dan nyaris tidak terlihat. Situasi ini memicu keluhan dari masyarakat, yang khawatir akan potensi kecelakaan lalu lintas.
Beberapa warga Sanggau mengungkapkan bahwa pudarnya garis-garis marka, seperti garis berhenti (stop line) dan zebra cross, sangat membingungkan pengendara, terutama saat malam hari atau cuaca buruk.
“Sudah beberapa kali hampir tabrakan di perempatan itu, soalnya tidak jelas harus berhenti di mana,” keluh Hendra, seorang pengendara motor, saat diwawancarai. “Kita jadi ragu, apalagi kalau ada mobil dari arah lain yang maju terlalu jauh.”
Kondisi ini tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga membahayakan keselamatan pejalan kaki yang hendak menyeberang. Tanpa garis penyeberangan yang jelas, hak pejalan kaki di jalan menjadi terabaikan.
Masyarakat berharap, pihak terkait dapat segera mengambil tindakan nyata dengan melakukan pengecatan ulang. Hal ini sangat penting untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan semua pengguna jalan di Kota Sanggau. ( Gus)_












