SINGKAWANG- Sekawanbaru.com – Satu hari jelang pelaksanaan Festival Cap Go Meh di Singkawang, ratusan tatung menggelar ritual cuci jalan di Vihara Tri Dharma Bumi Raya Singkawang, Selasa (11/02/2025).
Tatung datang dari berbagai kelenteng di sekitar Kota Singkawang sejak pagi, baik berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan truk dan pick up.
Mereka silih berganti menuju ke vihara Tri Dharma Bumi Raya yang berada di pusat Kota Singkawang.
Ritual ini membuat perhatian masyarakat dalam maupun luar Kota Singkawang untuk menyaksikannya pemandangan yang hanya dapat disaksikan di Kota Singkawang.
Wisatawan asal bernama Amin datang bersama keluarga dan rombongan lainnya sudah beberapa hari di Kota Singkawang.
“Kami ingin menyaksikan Festival Cap Go Meh di Singkawang. Karena atraksi tatungnya sangat luar biasa dibandingkan daerahnya lain,” Amin.
Diprediksi pawai tatung yang digelar pada Rabu (12/02/2025) akan meriah dan ramai warga meyaksikannya. Karena pawai tatung menjadi salah satu perayaan puncak Cap Go Meh di Singkawang.
Ritual cuci jalan dipercaya sebagian masyarakat Tionghoa untuk membersihkan kota setempat dari hal-hal buruk selama satu tahun ke depan.
Cuci jalan dilakukan menjelang Cap Go Meh. Ritual ini menjadi penanda berakhirnya tahun baru atau penutup dari perayaan tahun baru Imlek. (uck)












