PONTIANAK – Sekawanbaru.com– Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, resmi melantik Hendra, S.Sos., sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat dalam upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Jumat (18/9/2026).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat penyelenggaraan pemerintahan daerah, meningkatkan koordinasi antarperangkat daerah, serta memastikan pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik di Kalimantan Barat berjalan optimal.
Dalam sambutannya, Ria Norsan menegaskan bahwa jabatan Sekretaris Daerah memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda pemerintahan. Pj Sekda tidak hanya bertugas membantu kepala daerah dalam merumuskan kebijakan, tetapi juga menjadi penghubung koordinasi, pemersatu organisasi perangkat daerah (OPD), serta memastikan kebijakan pemerintah dapat diimplementasikan secara efektif.
“Tugas seorang Sekda bukan sekadar menjalankan roda pemerintahan di atas kertas, melainkan dituntut untuk menjadi penggerak, pemersatu, serta pelindung bagi masyarakat Kalimantan Barat,” ujar Ria Norsan.
Menurutnya, seorang Sekretaris Daerah harus mampu membangun komunikasi yang baik, memperkuat sinergi lintas sektor, serta menciptakan lingkungan kerja yang solid dan profesional. Kepemimpinan yang terbuka dan inklusif menjadi salah satu kunci dalam menghadapi berbagai tantangan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Ria Norsan berharap Hendra dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab barunya, sekaligus membangun koordinasi yang harmonis dengan seluruh jajaran pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
“Saya meminta pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan situasi dan kondisi kerja yang baru. Saya berpesan agar Pj Sekda senantiasa berada di tengah masyarakat serta merangkul seluruh ASN dan elemen masyarakat untuk bergotong royong menyelesaikan setiap tantangan,” katanya.
Dorong Kepemimpinan yang Solid dan Responsif
Gubernur menekankan bahwa kepemimpinan Sekda harus mampu menyatukan seluruh kekuatan organisasi pemerintahan dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing. Solidaritas, tanggung jawab, serta semangat gotong royong perlu menjadi landasan dalam membangun kinerja birokrasi yang efektif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Pada prinsipnya, kepemimpinan ‘berat sama dipikul, ringan sama dijinjing’ harus senantiasa dipegang teguh oleh jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam menghadapi setiap tantangan pembangunan ke depan,” imbuhnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kualitas kepemimpinan akan terlihat ketika pemerintah menghadapi situasi sulit. Oleh karena itu, Pj Sekda diharapkan mampu mengambil peran aktif dalam membangun solidaritas dan memperkuat sinergi bersama seluruh unsur pemerintahan, termasuk TNI-Polri, instansi vertikal, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, dan masyarakat.
“Ujian terbesar bagi seorang pemimpin bukanlah saat semuanya berjalan lancar, melainkan bagaimana ia berdiri tegak ketika krisis melanda. Tugas utama seorang pemimpin bukanlah menawarkan kepastian semata, melainkan memberikan harapan yang rasional,” ucap Ria Norsan.
Selain memperkuat tata kelola pemerintahan, Gubernur juga mengingatkan pentingnya peran Pj Sekda dalam mengoordinasikan penanganan berbagai persoalan daerah, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekeringan, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Ia meminta agar koordinasi lintas perangkat daerah terus ditingkatkan sehingga setiap kebijakan dan langkah penanganan dapat dilaksanakan secara terarah, cepat, dan tepat sasaran.
Hendra Siap Jalankan Amanah sebagai Pj Sekda
Usai dilantik, Hendra menyatakan kesiapannya untuk menjalankan amanah sebagai Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat dengan mengedepankan koordinasi, kolaborasi, dan sinergi bersama seluruh perangkat daerah maupun instansi terkait.
Salah satu perhatian awalnya adalah memastikan koordinasi penanganan karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara, berjalan dengan baik.
Hendra menyampaikan bahwa sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial, akan dilibatkan sesuai tugas dan kewenangannya.
“Jadi kita pastikan penanganan musibah kebakaran yang saat ini masih ditangani oleh pihak terkait di daerah Ketapang dan Kayong Utara,” kata Hendra.
Ia menjelaskan bahwa penanganan karhutla tersebut turut didukung melalui anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT), dengan instansi teknis tetap menjadi penggerak utama dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Sementara itu, Sekretariat Daerah akan mengoptimalkan fungsi koordinasi bersama pemerintah kabupaten untuk memastikan setiap langkah penanganan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat terdampak.
“Meskipun penanganan tersebut didukung oleh dana BTT, di mana instansi teknis menjadi penggerak utama, pihak Sekretariat Daerah akan tetap mengoptimalkan koordinasi bersama pemerintah kabupaten setempat,” pungkasnya.
Pelantikan Hendra sebagai Pj Sekda Kalbar diharapkan dapat memperkuat kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan, meningkatkan efektivitas koordinasi birokrasi, serta mendukung pelaksanaan agenda pembangunan daerah. Dengan kepemimpinan yang terbuka, kolaboratif, dan responsif, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. ( Rif/*)














