SANGGAU – Sekawanbaru.com – Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si., didampingi Plt. Kepala Dinas PUPR Aris Sudarsono dan Plt. Kepala Dinas Perkimtan Wahyu Pralihanti, melakukan monitoring pembangunan Rumah Betang di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Selasa (6/10/2026).
Monitoring tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan pembangunan Rumah Betang yang diharapkan menjadi pusat kegiatan adat, sosial, dan budaya masyarakat Dayak di Kecamatan Sekayam.
Dalam kesempatan itu, Bupati Yohanes Ontot menegaskan bahwa pembangunan Rumah Betang bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga merupakan upaya menjaga dan melestarikan warisan budaya masyarakat Dayak agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
“Rumah Betang memiliki makna penting bagi masyarakat Dayak. Bukan hanya sebagai tempat berkumpul, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, persatuan, dan identitas budaya yang harus kita jaga bersama,” demikian pernyataan yang dapat digunakan sebagai draf sambutan Bupati.
Ia berharap pembangunan Rumah Betang tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya sebagai ruang untuk melaksanakan kegiatan adat, melestarikan tradisi, serta memperkuat persatuan dan kebersamaan antarmasyarakat.
Bupati juga berharap perangkat daerah terkait dapat memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan dengan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan sehingga bangunan tersebut dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Pembangunan Rumah Betang di Kecamatan Sekayam diharapkan menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian budaya lokal sekaligus memperkuat identitas masyarakat Dayak di Kabupaten Sanggau.
Dengan adanya fasilitas tersebut, masyarakat diharapkan memiliki ruang yang representatif untuk meneruskan tradisi dan nilai-nilai luhur kepada generasi muda.( Man/*)














