SANGGAU – Sekawanbaru.com — Jumlah titik panas atau hotspot di Kabupaten Sanggau turun drastis. Setelah sempat menembus lebih dari 400 titik dalam tiga hari sebelumnya, data per Jumat (18/9/2026) mencatat nol hotspot di wilayah Kabupaten Sanggau.
Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena menyebut kondisi tersebut sebagai hasil kerja bersama pemerintah, Satgas Karhutla, dan masyarakat dalam menekan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Tentunya terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sanggau. Sampai hari ini titik hotspot Kabupaten Sanggau menurun, dan per hari ini nol,” kata Susana, Jumat (18/9/2026).
Susana mengungkapkan, tiga hari sebelumnya jumlah hotspot di Sanggau masih berada di atas 400 titik. Penurunan hingga nol titik tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan secara bersama-sama.
Selain langkah pemerintah dan Satgas Karhutla, Susana juga mengapresiasi keterlibatan tokoh agama dan masyarakat adat di berbagai wilayah Sanggau.
“Tiga hari yang lalu sempat masih di atas 400-an lebih, tetapi hari ini nol. Tentunya upaya kita melalui doa berbagai tokoh agama yang ada di Kabupaten Sanggau sampai ke pelosok, dan terutama juga ritual adat yang dilakukan oleh masyarakat adat,” ujarnya.
Ia menegaskan, penanganan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Peran masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah munculnya kembali titik api, terutama di wilayah yang memiliki potensi kebakaran.
Susana memastikan Pemkab Sanggau bersama Satgas gabungan akan terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan karhutla.
“Keberhasilan ini bukan hanya karena kami, tetapi karena dukungan dari masyarakat tentunya. Atas nama Pemerintah Kabupaten Sanggau, saya bersama Bapak Bupati, Bapak Sekda, Bapak Kalak, dan Tim Satgas Gabungan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Sanggau,” katanya.
Meski hotspot telah berada di angka nol, Susana mengingatkan kondisi tersebut harus dijaga. Pemerintah, Satgas Karhutla, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat diminta tetap waspada agar titik api tidak kembali bermunculan.
“Kita berharap kondisi ini terus dipertahankan. Mari bersama-sama menjaga Kabupaten Sanggau agar tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan,” pungkasnya. ( Gus/*)














