Example 1000x300

Bupati Sanggau Lantik 98 Pejabat: Jabatan Bukan Hadiah, Melainkan Kepercayaan

SANGGAU – Sekawanbaru.com — Bupati Sanggau Yohanes Ontot melantik 98 pegawai administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau di Aula Bapenda Sanggau, Jumat (2/10/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kinerja aparatur sekaligus memastikan birokrasi mampu menjawab kebutuhan pelayanan publik yang terus berkembang.

Bupati Yohanes Ontot menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat sangat bergantung pada bagaimana sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan diberdayakan dan menjalankan tugasnya secara optimal.

“Peningkatan pelayanan kepada publik atau masyarakat, memang berangkat dari bagaimana sumber daya manusia ini kita berdayakan secara baik. Bagaimana mereka mampu menjawab tantangan demi tantangan dalam kehidupan masyarakat, terkait dengan kebutuhan mereka,” kata Ontot.

Menurutnya, pelantikan bukan sekadar proses administratif untuk mengisi jabatan. Di balik setiap penugasan terdapat tanggung jawab yang harus dijawab melalui kinerja dan pelayanan nyata.

Karena itu, ia meminta para pejabat yang baru dilantik mengoptimalkan kompetensi, kapasitas, dan sumber daya yang dimiliki untuk menghadirkan pemerintahan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Harapan kita semua agar mereka memegang kepercayaan itu secara baik. Karena orang yang ditugas itu bukan hadiah, bukan pemberian, tapi merupakan kepercayaan yang utuh kepada mereka,” tegasnya.

Ontot menekankan, kepercayaan tersebut harus diterjemahkan dalam pelaksanaan tugas yang penuh tanggung jawab. Para pejabat tidak cukup hanya menduduki posisi struktural, tetapi harus mampu menunjukkan hasil kerja yang dirasakan masyarakat.

Menurut dia, ukuran keberhasilan seorang pejabat bukan terletak pada jabatan yang disandang, melainkan pada sejauh mana kewenangan yang diberikan mampu digunakan untuk menyelesaikan persoalan dan memberikan manfaat bagi publik.

“Untuk mereka mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab di dalam jabatan itu. Harapan kita, tentu pelayanan kepada masyarakat bisa semakin baik,” ujarnya.

Ia berharap 98 pejabat yang dilantik dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing serta membangun pola kerja yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Penempatan dalam jabatan, lanjutnya, harus menjadi energi baru bagi birokrasi untuk bekerja lebih efektif, responsif, dan terukur. Dengan demikian, pelantikan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi awal dari pembuktian bahwa kepercayaan yang diberikan pemerintah benar-benar menghasilkan pelayanan publik yang lebih baik.

Sebab pada akhirnya, jabatan bukan tentang posisi, melainkan tentang amanah dan seberapa besar manfaat yang mampu diberikan kepada masyarakat. ( Gus/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 1000x300