Example 1000x300

Didampingi Plt Kadis PUPR, Bupati Sanggau Tinjau Lokasi Pembangunan Rumah Adat Melayu di Sekayam

SANGGAU – Sekawanbaru.com — Bupati Sanggau Yohanes Ontot meninjau lokasi pembangunan Rumah Adat Melayu di Kecamatan Sekayam, Selasa (6/10/2026). Peninjauan dilakukan bersama Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sanggau, Aris Sudarsono.

Yohanes mengatakan, peninjauan tersebut untuk melihat langsung tahap awal pembangunan rumah adat yang direncanakan menjadi bagian dari kawasan budaya di Kecamatan Sekayam.

“Hari ini saya bersama Plt Kepala Dinas PUPR melihat langsung tahap awal pembangunan rumah Melayu,” kata Yohanes.

Ia mengakui pembangunan rumah adat Melayu belum dapat dilakukan serentak di seluruh kecamatan karena keterbatasan anggaran, terlebih kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat masih berlanjut.

Menurutnya, pembangunan akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Namun, setiap bangunan yang sudah dialokasikan anggarannya harus diselesaikan dalam satu tahun anggaran.

“Misalnya tahun ini setengah, tahun depan setengah lagi, tidak boleh lagi. Begitu anggarannya ada untuk satu bangunan, harus fokus ke bangunan itu dalam satu tahun anggaran,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR Sanggau Aris Sudarsono mengatakan, pemerintah daerah telah menyiapkan Rp100 juta pada tahap awal untuk pematangan lahan.

“Tahun ini tahap awal untuk pematangan lahan Rp100 juta, pembangunan fisiknya tahun depan,” kata Aris.

Untuk pembangunan fisik Rumah Adat Melayu di Sekayam pada tahun anggaran 2027, Pemkab Sanggau menyiapkan anggaran sekitar Rp1,6 miliar.

Lokasi pembangunan berada dalam satu kawasan dengan Rumah Betang Dayak dan eks Tribun MTQ. Pemerintah daerah berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar dan kawasan tersebut nantinya menjadi salah satu pusat kegiatan budaya masyarakat di Sekayam. (lAI/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 1000x300