Ketapang – Suasana hangat namun penuh semangat terlihat saat Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., mengunjungi Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 832/Pawan Asasta di Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Kamis (21/5/2026).
Didampingi Ketua Persit KCK Daerah XII/Tpr Ny. Uya Novi Rubadi serta sejumlah pejabat utama Kodam XII/Tpr, Pangdam datang bukan sekadar melakukan kunjungan formal. Ia membawa pesan penting tentang disiplin, profesionalisme, hingga kesejahteraan prajurit.
Di hadapan para prajurit, Mayjen TNI Novi Rubadi menegaskan bahwa keterbatasan fasilitas bukan alasan untuk menurunkan kualitas pengabdian. Menurutnya, seorang prajurit harus tetap mampu menunjukkan kemampuan terbaik dalam kondisi apa pun.
“Jangan pernah menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk bekerja biasa-biasa saja,” tegas Pangdam di sela pengarahan.
Pesan itu terasa relevan, terutama bagi satuan yang berada di wilayah pembangunan dan pembinaan teritorial. Pangdam ingin prajurit Yonif TP 832/Pawan Asasta tetap memiliki mental kuat, disiplin tinggi, dan menjauhi segala bentuk pelanggaran yang bisa merugikan diri sendiri maupun institusi TNI AD.
Tak hanya bicara tugas dan disiplin, Pangdam juga menyinggung hal-hal sederhana namun penting, seperti faktor keselamatan. Ia mengingatkan prajurit agar lebih berhati-hati saat beraktivitas, terutama ketika cuaca buruk atau hujan disertai petir.
Di sisi lain, perhatian terhadap kesejahteraan personel juga menjadi bagian penting dalam kunjungan tersebut. Pangdam menyebut pembangunan rumah dinas bagi prajurit yang telah berkeluarga menjadi salah satu prioritas Batalyon Teritorial Pembangunan di bawah naungan Kementerian Pertahanan.
Langkah itu dinilai penting untuk menunjang kenyamanan keluarga prajurit sekaligus menjaga kesiapan personel dalam bertugas.
Usai pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di lingkungan batalyon. Aksi sederhana itu menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan sekaligus ajakan menjaga kelestarian alam.
Rombongan kemudian meninjau sektor ketahanan pangan milik satuan. Pangdam bersama Ketua Persit tampak ikut menebar bibit ikan nila dan memanen telur ayam di area peternakan Yonif TP 832/Pawan Asasta.
Program ketahanan pangan tersebut menjadi salah satu upaya TNI AD dalam mendorong kemandirian satuan sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan prajurit melalui sektor peternakan dan perikanan.
Kunjungan Pangdam kali ini tidak hanya memberi motivasi, tetapi juga menunjukkan bahwa pembinaan prajurit tidak melulu soal latihan militer. Ada perhatian terhadap disiplin, keluarga, lingkungan, hingga ketahanan pangan yang kini menjadi bagian penting dalam kehidupan satuan TNI modern. ( Lai)
Sumber : (Pendam XII/Tpr)












