SANGGAU — Kasus pembunuhan yang sempat menghebohkan masyarakat Kabupaten Sanggau kembali menjadi sorotan. Dugaan keterkaitan motif pembunuhan dengan praktik judi online mencuat ke ruang publik, namun hingga kini masih menunggu pembuktian resmi dari aparat penegak hukum (APH).
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) AHAVAH selaku kuasa hukum keluarga korban berinisial M menegaskan telah mengikuti perkembangan kasus tersebut secara intensif sejak awal. LBH AHAVAH menyatakan saat ini fokus menunggu hasil investigasi menyeluruh dan profesional dari pihak kepolisian guna mengungkap motif sebenarnya di balik peristiwa pembunuhan tersebut.
“Sebagai kuasa hukum keluarga korban, kami telah melakukan pendampingan dan memantau kasus ini dengan sangat dekat. Kami berharap hasil penyelidikan yang dilakukan APH dapat memberikan kejelasan dan tidak menyisakan spekulasi di tengah masyarakat,” ujar Direktur LBH AHAVAH, Denny Nafi, didampingi Radiaman Purba, SH, selaku Ketua Advokat sekaligus kuasa hukum keluarga korban, Sabtu (11/1/2026).
LBH AHAVAH menekankan pentingnya keterbukaan informasi kepada publik agar tidak terjadi simpang siur maupun dugaan adanya upaya pengaburan fakta. Pihaknya juga mengingatkan agar penanganan perkara dilakukan secara objektif, profesional, dan bebas dari intervensi maupun tekanan pihak mana pun.
“Kami mendesak APH agar transparan. Apa pun motifnya, silakan diungkap secara terang-benderang. Jangan sampai kasus yang sejatinya masuk kategori pembunuhan berencana justru diturunkan menjadi pembunuhan biasa. Hak-hak hukum korban harus dijamin dan mendapatkan keadilan,” tegasnya.
Menurut LBH AHAVAH, hilangnya nyawa seseorang merupakan kejahatan serius yang tidak boleh ditangani secara setengah-setengah. Jika terbukti adanya keterkaitan judi online sebagai pemicu pembunuhan, maka hal tersebut harus menjadi alarm keras bagi semua pihak.
“Judi online telah menjadi ancaman serius di tengah masyarakat. Jika benar terbukti menjadi pemicu tindak pidana berat seperti pembunuhan, maka penindakan harus dilakukan secara tegas dan menyeluruh,” lanjut Denny.
LBH AHAVAH memastikan akan terus mendampingi keluarga korban hingga proses hukum selesai dan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap. Pihaknya menegaskan bahwa kejelasan, keadilan, dan transparansi merupakan hak mutlak keluarga korban serta masyarakat luas. ( Lai)












