SANGGAU – Sekawanbaru.com – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sanggau terus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengawasan orang asing melalui program Desa Binaan Imigrasi. Hal ini disampaikan langsung oleh Kasi Inteldakim, Bambang Irawan, dalam kegiatan pemaparan materi pada Rapat Koordinasi TIMPORA Kabupaten Sanggau, Selasa (18/11/2025).
Dalam penyampaiannya, Bambang menjelaskan bahwa hingga saat ini empat desa resmi menjadi Desa Binaan Imigrasi di bawah wilayah kerja Kantor Imigrasi Sanggau. Program ini bertujuan meningkatkan peran masyarakat dalam memberikan informasi terkait keberadaan orang asing di wilayah mereka.
“Desa binaan merupakan mitra strategis Imigrasi di lapangan. Masyarakat adalah pihak yang paling pertama melihat dan mengetahui aktivitas orang asing, sehingga peran mereka sangat penting dalam mendukung pengawasan yang efektif,” ujar Bambang.
Empat Desa Binaan Imigrasi Kanim Sanggau:
- Desa Nanga Mahap, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau
Dibentuk pada 29 Juni 2024 - Desa Semuntai, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau
Dibentuk pada 24 Juni 2025 - Desa Sungai Kelik, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang
Dibentuk pada 14 Agustus 2025 - Desa Sungai Batu, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau
Resmi dikukuhkan pada 18 November 2025
Bambang menjelaskan bahwa desa-desa tersebut dipilih berdasarkan kebutuhan pengawasan serta tingginya aktivitas masyarakat yang berpotensi bersinggungan dengan keberadaan orang asing, seperti kegiatan perkebunan, perdagangan, dan akses lintas wilayah.
Ia juga menekankan bahwa program desa binaan tidak hanya sebatas pembentukan, tetapi juga mencakup edukasi, pendampingan, penguatan kapasitas aparatur desa, hingga koordinasi berkelanjutan dengan TIMPORA dan instansi terkait lainnya.
“Harapan kami, semakin banyak desa yang memahami prosedur pelaporan dan mampu mendeteksi aktivitas orang asing sejak dini. Ini menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambah Bambang.
Dengan bertambahnya Desa Sungai Batu sebagai desa binaan terbaru, Kantor Imigrasi Sanggau berharap pengawasan orang asing dapat berkembang lebih efektif melalui kolaborasi langsung bersama masyarakat desa. ( Lai)










