SANGGAU- Sekawanbaru.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sanggau terus memperkuat sistem pelayanan kesehatan ibu dan anak guna menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Dalam pertemuan evaluasi program, Kepala Dinkes Sanggau Ginting menegaskan bahwa perbaikan layanan harus dilakukan menyeluruh dan berbasis data.
“Pendekatan ini bukan sekadar mencatat angka, tetapi menggali akar masalah dan memastikan ada rencana aksi yang dijalankan,” ujarnya pada wartawan dihari Kesehatan Nasional, Rabu (12/11/25).
Ginting menekankan pentingnya kualitas layanan mulai dari pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan oleh tenaga terlatih, layanan pascapersalinan, kesiapan rujukan, hingga ketersediaan layanan keluarga berencana.
Ia berharap pertemuan evaluasi ini dapat meningkatkan kolaborasi antarfasilitas kesehatan. “Peserta tidak hanya membawa pengetahuan, tapi juga komitmen untuk menjalankan rencana aksi bersama,” katanya.
Dinkes Sanggau menargetkan pemanfaatan optimal aplikasi MPDN serta pelaksanaan audit AMPSR sebagai upaya menekan angka kematian ibu dan bayi.
“Setiap langkah harus memastikan lahirnya generasi yang lebih sehat dan kuat,” pungkas Ginting. (*/M)










