BKPSDM Kabupaten Sanggau Launching Inovasi FES-Learning untuk Tingkatkan Kualitas Latsar CPNS

foto// Foto Bersama Kepala BKPSDM Sanggau Herkulanus Heri Purnama dan Kepala Bidang Diklat BKPSDM Kabupaten Sanggau, Benediktus Hendro, saat Launching Inovasi E-learning// Ist

SANGGAU, Sekawanbaru.com – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sanggau resmi meluncurkan inovasi kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS dengan tema “Peningkatan Kualitas Kurikulum Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas (PKTBT) melalui Metode Pembelajaran Variatif FES-Learning.”

Kegiatan launching inovasi ini dilaksanakan di Gedung Diklat Sanggau Permai pada Sabtu, 1 November 2025, dan diikuti oleh peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan II. Inovasi tersebut merupakan gagasan dari Kepala Bidang Diklat BKPSDM Kabupaten Sanggau, Dr. Benediktus Hendro, S.STP, M.Kesos, sebagai bagian dari Aksi Perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Dalam Negeri Regional Yogyakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Benediktus Hendro menjelaskan bahwa inovasi FES-Learning merupakan pendekatan pembelajaran baru yang memadukan tiga metode utama: Formal Learning (pembelajaran tatap muka di kelas), Electronic Learning (pembelajaran daring melalui Zoom Meeting), dan Social Learning (pembelajaran berbasis coaching dan mentoring).

“Metode FES-Learning ini kami gagas agar pelatihan dasar CPNS lebih variatif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan ASN di era digital. Peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar kolaboratif dan aplikatif,” ujar Dr. Benediktus Hendro dalam sambutannya.

Kegiatan launching ini mendapat dukungan positif dari berbagai pihak, baik internal BKPSDM maupun perangkat daerah lainnya di Kabupaten Sanggau. Para peserta Latsar CPNS juga menunjukkan antusiasme tinggi terhadap metode baru ini karena dinilai lebih interaktif dan membantu mereka memahami peran ASN secara lebih mendalam.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan semua pihak. Inovasi ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pelatihan, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam meningkatkan kualitas kompetensi teknis ASN agar lebih siap menghadapi tantangan birokrasi modern,” tambah Dr. Benediktus Hendro.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Sanggau, Herkulanus Heri Purnama, SH, selaku mentor dari Kabid Diklat, menyampaikan harapannya agar inovasi FES-Learning ini dapat menjadi model baru yang bisa diterapkan di berbagai kegiatan pelatihan lainnya.

“Kami berharap inovasi ini menjadi langkah awal dalam menerapkan konsep Corporate University yang dikembangkan oleh Lembaga Administrasi Negara. Dengan pendekatan ini, setiap pelatihan diharapkan semakin relevan dengan kebutuhan organisasi dan mampu memperkuat kapasitas ASN secara berkelanjutan,” ujarnya.

Program inovatif ini menjadi langkah strategis BKPSDM Kabupaten Sanggau dalam meningkatkan kualitas kurikulum PKTBT serta memperkuat kompetensi teknis CPNS. Dengan penerapan metode FES-Learning, diharapkan proses pelatihan dapat menghasilkan ASN yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta dinamika pemerintahan.

BKPSDM Kabupaten Sanggau terus berkomitmen untuk melakukan inovasi berkelanjutan dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur. Melalui dukungan penuh dari Bupati Sanggau dan seluruh stakeholder, BKPSDM Sanggau berharap metode pembelajaran FES-Learning dapat menjadi model baru dalam penyelenggaraan Latsar CPNS di masa mendatang. ( Lai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *