SANGGAU – Sekawanbaru.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sanggau meminta pemerintah daerah bergerak cepat mengantisipasi potensi lonjakan harga pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Ketua DPRD Kabupaten Sanggau, Hendrikus Hengki, menegaskan bahwa pengendalian pasar harus dilakukan secara nyata dan terukur, bukan sekadar himbauan.
“Potensi gejolak harga sudah terlihat. Angka inflasi menunjukkan tren peningkatan,” ujarnya, Senin (13/10/2025).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Kalimantan Barat secara month to month (m-to-m) pada September 2025 tercatat 0,11 persen, sedangkan secara year to date (y-to-d) mencapai 1,16 persen. Komoditas penyumbang inflasi tertinggi di antaranya beras, minyak goreng, cabai merah, bawang merah, dan telur ayam ras.
Hengki mengingatkan, tren kenaikan harga bahan pokok hampir selalu terjadi menjelang akhir tahun. Karena itu, ia meminta dinas teknis terkait untuk rutin memantau perkembangan harga dan stok pangan di lapangan.
“Jangan sampai terjadi kelangkaan,” tegasnya.
Selain itu, Hengki juga mengimbau pelaku usaha, distributor, dan ritel agar tidak melakukan penimbunan atau permainan harga demi keuntungan pribadi.
“Menjelang Natal dan Tahun Baru praktik seperti itu sangat rentan terjadi. Maka dari itu, pengawasan ketat harus dilakukan agar kecurangan bisa dicegah,” pungkasnya. ( Red)












