Mentan Bandingkan Harga Beras Indonesia – Jepang, DPR: Tidak Bisa Disamakan

JAKARTA – Sekawanbaru.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menuai sorotan setelah membandingkan harga beras di Indonesia dengan Jepang. Menurutnya, harga beras di Negeri Sakura mencapai Rp100 ribu per kilogram, sehingga masyarakat Indonesia dinilai terlalu reaktif menyikapi kenaikan harga beras dalam negeri.

Pernyataan tersebut langsung ditanggapi Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto. la menegaskan bahwa perbandingan dengan Jepang tidak relevan karena perbedaan pendapatan per kapita yang sangat jauh. “Enggak bisa dibandingkan dengan Jepang. Pendapatan per kapita kita juga sudah lain, Pak,” tegas Titiek dalam rapat bersama Kementerian Pertanian.

Saat ini, harga beras di Indonesia memang terus menunjukkan tren kenaikan. Berdasarkan data panel harga Badan Pangan Nasional, harga beras premium nasional telah menyentuh Rp15.987 per kilogram, atau lebih tinggi 7,3 persen dari Harga Eceran Tertinggi (HET) nasional sebesar Rp14.900 per kilogram.

DPR mendesak Menteri Pertanian agar lebih fokus mencari solusi konkret menurunkan harga beras ketimbang membandingkannya dengan negara lain. -bilitas bilitas harga dan ketersediaan pangan, menurut DPR, harus menjadi prioritas utama pemerintah agar tidak semakin membebani masyarakat ( Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *