SANGGAU, – Sekawanbaru.com – Intensitas hujan yang cukup tinggi sejak beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah titik dikabupaten Sanggau mengalami banjir dan longsor, mengakibatkan gangguan pada akses jalan dan aktivitas warga.
Akibat banjir juga aktifitas jalan negara lumpuh karena banjir juga menggenangi jalan
Beduai
Dusun Beduwai, Desa Bereng Berkawat mencapai sekitar 1,5 meter dengan panjang genangan sekitar 300 meter. Akibatnya, akses jalan utama tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua, roda empat, maupun roda enam.

Selain itu, di wilayah Kecamatan Beduai sendiri terdapat Tujuh titik lokasi banjir yang sudah merendam akses jalan raya Malindo. Beberapa wilayah yang terdampak cukup parah di antaranya adalah Dusun Beringin, Dusun Beduwai, dan Dusun Muara Ilai yang mengalami kenaikan air dengan ketinggian bervariasi antara 30 cm hingga 1,5 meter.
Dusun Beringin, Desa Bereng Berkawat mengalami kenaikan air sekitar 1,5 meter sehingga tidak memungkinkan bagi kendaraan untuk melintas. Sementara itu, Dusun Beduwai mengalami kenaikan air hingga 30 cm hingga 60 cm yang menyebabkan kendaraan roda dua dan roda empat tidak dapat melewati jalur tersebut.
Entikong
Beberapa daerah di Kecamatan Entikong yang terdampak banjir dan tanah longsor (Bantingsor) Di Desa Semanget, Dusun Semeng, air yang sebelumnya menggenangi Jalan Lintas Malindo telah surut. Sementara itu, di Dusun Panga, air yang sempat menutupi jalan gang juga mengalami penurunan.
Di Dusun Entikong RT 03, debit air telah berangsur surut, termasuk di Jalan Pak Tangker dan Dusun Entikong Benuan. Situasi serupa terjadi di Komplek Asrama Bea dan Cukai Entikong, serta di Jalan Wanara, Dusun Entikong, Desa Entikong.
Kembayan
Di Jalan Raya Lintas Malindo, Dusun Kuala Dua, Desa Kuala Dua, Kecamatan Kembayan, ketinggian air mencapai 80-110 cm dengan panjang genangan sekitar 1 kilometer. Akibatnya, arus lalu lintas di kawasan ini tidak dapat dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kondisi serupa terjadi di Jalan Raya Kembayan, tepatnya di Dusun Serambai – Tanjung Periuk, Desa Tanjung Merpati. Ketinggian air di wilayah ini mencapai 50-80 cm dengan panjang genangan sekitar 1 kilometer. Hingga saat ini, jalan tersebut masih tertutup bagi kendaraan roda dua dan empat ke atas.
Sementara itu, di Jalan Raya Lintas Malindo, Dusun Tanjung Pinang, Desa Sebongkuh, banjir setinggi 50-80 cm menggenangi sepanjang 800 meter. Sama seperti lokasi lainnya, akses transportasi di daerah ini lumpuh total akibat genangan air yang cukup tinggi.
Bonti
Lokasi banjir terjadi pada Desa Bonti, Desa Kampuh, Desa Sami, dan Desa Bahta. Desa Bonti ketinggian air dari permukaan jalan mencapai 25 cm. Ketinggian ini mengalami kenaikan sekitar 15 cm dibandingkan dengan hari sebelumnya. Sementara itu, di Dusun Kampuh, Dusun Labak, dan Dusun Sedae di Desa Kampuh, ketinggian air mencapai 60 cm, Di Dusun Sami dan Dusun Mamal, Desa Sami, ketinggian air mencapai 50 cm, Sedangkan di Dusun Bahta, Desa Bahta, ketinggian air terpantau mencapai 20 cm,
Hingga saat ini, curah hujan di Kecamatan Entikong masih cukup tinggi, sehingga potensi banjir susulan maupun longsor tetap ada.
Masyarakat agar selalu waspada dan siap siaga. Jika terjadi peningkatan debit air atau tanda-tanda longsor, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat segera ditindaklanjuti. (Adm)












